BUKU MONOGRAF: HUBUNGAN HANDGRIP STRENGTH DENGAN JARAK TEMPUH UJI BERJALAN 6 MENIT PADA PENDERITA GAGAL JANTUNG
Rp. 89.000
Penulis: dr. Denada Florencia Leona, dr. Rita Hamdani Sp.JP (K)
Panjang: 23
Lebar: 15
Halaman: 81
ISBN: 00
Sinopsis:
Gagal jantung merupakan suatu sindrom klinis kompleks dengan gejala khas (sesak napas, kaki bengkak dan kelelahan) yang disebabkan oleh gangguan struktural atau fungsional jantung untuk menghantarkan oksigen pada kecepatan yang sesuai dengan kebutuhan metabolisme jaringan, meskipun tekanan pengisian normal (atau hanya dengan mengakibatkan peningkatan tekanan pengisian). Penelitian Carvalho et al. menyebutkan bahwa jarak tempuh tes jalan 6 menit adalah prediktor terhadap angka kematian dan rehospitalisasi pada pasien dengan gagal jantung. Hal ini juga didukung oleh penelitian dari Texas Heart Institute yang menyatakan resiko kematian ditemukan secara signifikan lebih tinggi pada pasien dengan jarak tempuh ≤300 m pada uji berjalan 6 menit. Namun Uji berjalan 6 menit memiliki beberapa kelemahan dan tidak efektif dilakukan pada beberapa kondisi seperti dekondisioning yang berat, gangguan keseimbangan, penyakit pada tungkai bawah, depresi dan kecemasan pada penderita gagal jantung yang cukup tinggi dengan prevalensi mencapai 21,5%. Oleh sebab itu, penelitian terbaru menemukan suatu metode yang bersifat lebih statis namun berhubungan dengan sistem kardiovaskular sehingga dapat menggambarkan kapasitas latihan seperti handgrip strength. Buku ini menjelaskan mengenai hubungan handgrip strength dengan jarak tempuh uji berjalan 6 menit pada penderita gagal jantung, sehingga dapat mengoptimalkan pengobatan gagal jantung dan pencegahan perawatan kembali di rumah sakit (rehospitalization).








