EFEK ANTIDIARE EKSTRAK DAUN TAMOENJU (Hibiscus surattensis L)
Rp. 67.000
Penulis: Yuliet, Khildah Khaerati, Chrisya Anatalia, Ria Malga Sari Faradilah, Vera Hartati, Sriwahyuni
Panjang: 23
Lebar: 15
Halaman: 56
ISBN: 00
Sinopsis:
Penyakit diare merupakan suatu masalah kesehatan masyarakat di negara berkembang seperti di Indonesia, karena morbiditas dan mortalitasnya yang masih tinggi. Diare merupakan suatu kondisi abnormal pada sistem pencernaan yang ditandai dengan frekuensi pengeluaran feses lebih dari tiga kali sehari. Penyakit ini perlu untuk segera ditangani dan tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Adanya peningkatan kesadaran masyarakat akan kesehatan berpengaruh juga pada penggunaan obat baik modern dan herbal. Obat herbal berasal dari tumbuhan yang dibuat dengan cara tradisional atau digunakan secara alami yang sudah dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia dari sejak nenek moyang. Pemanfaatan oleh masyarakat tersebut karena khasiatnya yang sudah terbukti dapat menyembuhkan penyakit, lebih murah dan efek sampingnya lebih kecil dibandingkan dengan obat-obat modern. Untuk penanganan penyakit diare di masyarakat, dalam hal ini salah satu tumbuhan yang berkhasiat sebagai antidiare adalah Hibiscus surattensis L. atau yang biasa disebut tamoenju. Tumbuhan tamoenju utamanya pada daun mengandung senyawa berupa tanin, flavonoid, alkaloid, saponin dan steroid. Untuk mengenai efek antidiare ekstrak daun tamoenju dilakukan studi menggunakan beberapa metode dan penginduksi bakteri.








