KRITIK ATAS MEDIA MASSA Menjadi Media Massa Demokratis Menurut Jürgen Habermas
Rp. 68.000
Penulis: Michael Carlos Kodoati
Panjang: 23
Lebar: 23
Halaman: 145
ISBN: 00
Sinopsis:
Bagi Habermas, media massa dalam kerangka demokrasi pada hakikatnya berfungsi sebagai pemantik budaya kritik dalam diskursus di ruang-ruang publik sehingga masyarakat warga berdaulat untuk mengatur kehidupan bersamanya secara bebas dan setara. Tetapi, media massa kontemporer menurut Habermas ditemukan berbeda dari hakikat itu. Perkembangan teknologi dan industri menyebabkan media massa semakin tidak memiliki karakter diskursif, karena kinerjanya bukan lagi suatu komunikasi dengan cara tatap muka spontan dan memunculkan timbal balik. Habermas menilai bahwa media massa kontemporer tidak bersifat independen. Indikasinya ialah media massa butuh modal serta relasi politik dan tidak dapat menghindar dari dominasi sistem kapitalisme dan kekuasaan politik. Bagi Habermas, media massa memerlukan regulasi diri jika ingin memperbaiki dirinya dan tetap disebut sebagai “media massa demokratis.” Regulasi diri ini diharapkan dapat mengikat cara-cara pengelolaan media massa dengan kode etik profesi dan aturan-aturan hukum.








