INDEKS PEMBANGUNAN KELUARGA (iBANGGA) Family Development Index 2021
Rp. 68.000
Penulis: Resti Pujihasvuty, Oktriyanto, Sri Lilestina Nasution, Hilma Amrullah, Cikik Sikmiyati, Hemiliana Dwi Putri, Asmy Elviana, M. Iqbal Apriansyah
Panjang: 23
Lebar: 15
Halaman: 170
ISBN: 00
Sinopsis:
Publikasi “INDEKS PEMBANGUNAN KELUARGA (Ibangga)-Family Development Index 2021” adalah publikasi yang diperuntukan kepada semua pihak; stakeholder terkait (pemerintah pusat dan daerah), akademisi, penggiat atau komunitas keluarga, LSM/NGO, dan terutama masyarakat umum. Publikasi ini bertujuan tidak hanya memberikan gambaran pembangunan keluarga di Indonesia, namun juga menyajikan dan mensosialisasikan hasil perhitungan Indeks Pembangunan Keluarga (iBangga). Publikasi ini menggambarkan bagaimana pembangunan keluarga di Indonesia, yang merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan keluarga berkualitas, berketahanan dan sejahtera. Pembangunan keluarga merupakan bagian dari prioritas nasional dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah 2020-2024 yang terkait dengan Revolusi Mental dalam Pembinaan Ideologi Pancasila. Adapun yang menjadi salah satu indikatornya adalah Indeks Pembangunan Keluarga (iBangga). Indeks Pembangunan Keluarga (iBangga) merupakan suatu pengukuran keluarga berkualitas yang dicirikan dengan ketentraman, kemandirian, dan kebahagiaan keluarga serta menggambarkan peran dan fungsi keluarga. Indeks Pembangunan Keluarga (iBangga) merupakan indikator penting untuk mengukur keberhasilan dalam upaya membangun kualitas keluarga di Indonesia. Indeks ini digunakan untuk mengklasifikasikan suatu wilayah dengan status pembangunan keluarga tangguh, berkembang atau rentan. Perumusan iBangga melalui banyak tahapan dan proses yang cukup lama dari tahun 2014. Ukuran ini dihasilkan dari kerangka konseptual pembangunan keluarga berdasarkan pendekatan dari beberapa kajian teoritis. Indeks Pembangunan Keluarga (iBangga) terdiri dari 3 dimensi, 11 indikator, dan 17 variabel. Dalam analisisnya, publikasi ini tidak hanya mengulas mengenai perhitungan iBangga dalam skala nasional, namun juga menggambarkan bagaimana kondisi umum keluarga di Indonesia; bagaimana tipe keluarganya dan karakteristiknya, serta bagaimana target dan capaiannya. Publikasi ini juga mengulas secara detail mengenai dimensi, indikator, dan variabel dalam iBangga. Publikasi ini secara lebih dalam memaparkan capaian iBangga yang beragam di setiap provinsi di Indonesia kecuali DKI Jakarta. Profil iBangga di provinsi dapat dijadikan sebagai bahan dalam memetakan permasalahan keluarga di masing-masing provinsi. Publikasi ini harapannnya dapat dimanfaatkan sebagai salah satu referensi tidak hanya membantu stakeholder dalam perumusan kebijakan/kegiatan/program pembangunan keluarga di tingkat pusat maupun daerah, namun juga bermanfaat untuk khalayak umum. Publikasi ini setidaknya dapat mengantarkan pembaca untuk memaknai bagaimana pembangunan keluarga di Indonesia dan seperti apa ukurannya. Buku ini patut dikaji oleh akademisi, praktisi serta masyarakat Indonesia pada umumnya.








